DUNIA PERMOTORAN
PEMUDA TEKNIK PERMESINAN
Anak-anak SMK, terutama jurusan teknik seperti Teknik Sepeda Motor (TSM) atau Teknik Kendaraan Ringan (TKR)
banyak sekali yang tertarik untuk memodifikasi motor. Modifikasi motor jadi cara nyata untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di kelas atau bengkel. Modif motor jadi salah satu cara buat unjuk kemampuan. Anak teknik biasanya bangga kalau motornya hasil modiffan tangan sendiri, apalagi kalau dilirik orang lain.. Modifikasi bisa bikin motor jadi kelihatan lebih keren, dan lebih "ganteng". Tampilan visual yang menonjol sering jadi tujuan utama.
Memodifikasi motor jadi cara nyata untuk mengaplikasikan ilmu di dunia nyata.
“Daripada cuma teori, mending sekalian praktik di motor sendiri.”
Banyak juga anak SMK yang mengikuti kontes modifikasi atau gabung ke komunitas motor. Dari situ mereka belajar kerja tim (pentingnya solidaritas), public speaking, sampai membuat proyek bersama.
Banyak sekolah atau komunitas otomotif yang mengadakan perlombaan modifikasi. Ini menjadi motivasi buat bikin motor yang menarik, baik dari segi estetika maupun performa. Kalau ada yang mengalami kesulitan teknis, biasanya langsung ada yang bantu. Mereka saling support untuk menyelesaikan masalah modifikasi atau mesin motor Mereka rajin tukar pengalaman tentang setting mesin, part yang cocok, cara modifikasi yang aman, dan tren terbaru. Bahkan kadang bikin workshop kecil atau pelatihan informal sesama teman.
Meskipun punya selera dan gaya modiffan yang berbeda-beda, mereka biasanya tetap menghargai hasil modiffan teman, gak suka nyinyir atau merendahkan. Ini karena sadar kalau tiap orang punya cara dan kreativitas sendiri.
Tingkat solidaritas anak TEKNIK tergolong tinggi dan positif.
Mereka bukan hanya sekadar teman sekelas atau teman komunitas, tapi sering jadi saudara dalam hal berbagi ilmu, pengalaman, dan dukungan.
ASTREA